Cakrawala News Diterbitkan oleh Grup Media Cakrawala Online

Sunday, April 9, 2017

Areal Parkir Perpustakaan Sempit

Areal Parkir Perpustakaan Sempit Pemalang-Cakrawalaonline, Meskipun diakui sendiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Pemalang. Abdul Latip SIP, bahwa setiap harinya jumlah pengunjung perpustakaan mencapai ratusan dan tempat parkir yang tersedia sangat sempit, Latip (panggilan akrab mantan Sekdin. DKP setempat) belum bisa memastikan kapan hal tersebut dapat teratasi. "Saya penginnya sich perpustakaan bisa lebih besar lagi (gedungnya), sehingga pengunjung nyaman, termasuk parkirnya...," Ujarnya pada cakrawalaonline. Sebagai tambahan informasi, sepanjang pengamatan cakrawalaonline, lahan parkir yang ada di pelataran perpustakaan terlalu sempit sehingga jika ada kunjungan pelajar kendaraan meluber sampai jalan sekitar alun-alun kota. Dan itu sudah berlangsung sangat lama. (Reporter : Slamet SBL).

‘Kapolres Grobogan Cup Open Drag Bike 2017" Menjaring Bakat Kawula Muda

‘Kapolres Grobogan Cup Open Drag Bike 2017" Menjaring Bakat Kawula Muda Grobogan-Cakrawalaonline, Ratusan pembalap mengikuti kejuaraan Balap Motor (Drag Bike) ‘Kapolres Grobogan Cup Open Drag Bike 2017" yang diadakan di Alun - Alun Purwodadi Kabupaten Grobogan, Minggu (9/4) yang terbagi dalam beberapa kelas. “Kejuaraan ini bersifat kejuaraan tingkat regional yang dapat diikuti oleh seluruh peserta di Indonesia. Para peserta juga diwajibkan harus mempunyai Kartu Ijin Start (KIS) yang dikeluarkan oleh pengurus daerah IMI, sesuai domisili dari para peserta yang bersangkutan.” ujar Ketua Penyelenggara Nunung RFC. Kapolres Grobogan AKBP Satria Rizkiano SIK MSi MM mengatakan, bahwa kegiatan diselenggarakan untuk mencari bakat-bakat muda otomotif Indonesia, Khususnya di wilayah Kabupaten Grobogan. Acara ini juga sebagai upaya untuk memberikan wadah bagi kawula muda dalam menumbuhkan jiwa sportifitas dan mengurangi adanya balapan liar. “Melalui kegiatan lomba ini, harapannya kedepan para peserta lomba bisa menjadi pelopor keselamatan lalu lintas dan juga dapat menularkan kepada teman-temannya yang lain agar bisa disiplin dalam berlalu lintas.” ungkap Kapolres saat ditemui usai acara penyerahan Hadiah Juara Lomba Drag Bike ini. Kasatlantas Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa SIK SH mengatakan, acara kejuaraan ini di selenggarakan atas adanya kerjasama antara POLRI dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan RFC. Acara ini diselenggarakan atas dasar sebagai bentuk dukungan kepada para pemuda Grobogan untuk menyalurkan hobi dan bakatnya di arena balap dari pada mereka melampiaskannya di jalanan umum yang dapat membahayakan bukan hanya dirinya sendiri, namun juga membahayakan pengendara atau pengguna jalan yang lainnya. Ng/Td

Saturday, April 8, 2017

Bocah Kedungrejo Hanyut Di Sungai Lusi Saat Ambil Bongkahan Tanah

Bocah Kedungrejo Hanyut Di Sungai Lusi Saat Ambil Bongkahan Tanah Grobogan-Cakrawalaonline, Belasan anggota Tim SAR gabungan Polres Grobogan dan BPBD menyisir aliran sungai Lusi di Dusun Kedungjago, Desa Kedungrejo, Kecamatan Purwodadi, Minggu (9/4/2017). Tindakan ini dilakukan menyusul adanya laporan anak tenggelam di sungai tersebut sekitar pukul 08.00 WIB. Korban tenggelam seorang bocah berusia 11 tahun bernama Moh Multazam Arrsyad, warga setempat. Informasi yang didapat menyebutkan, pagi itu korban sedang bermain di pinggiran sungai bersama tiga teman sebanya. Yakni, Kaidar, Moh Faruq, dan Rokhim. Tenggelamnya korban terjadi saat hendak mengambil sebongkah tanah dipinggiran sungai. Usai mengambil tanah, korban terpeleset dan tercebur ke dalam sungai. Korban yang tidak bisa berenang sempat berteriak minta pertolongan. Salah seorang temannya yang berdiri di bibir sungai sebenarnya sudah berupaya menarik tangan korban. Namun, setelah pegangan tangan terlepas karena terhempas arus air. Selanjutnya, rekan korban berteriak minta pertolongan warga. Saat warga berdatangan ke lokasi, korban sudah tidak terlihat karena terseret arus air. Beberapa warga sempat pula menyelam di sekitar lokasi jatuhnya korban. Namun, hasilnya masih nihil. “Kita masih melakukan pencarian bersama tim SAR. Semoga korban bisa cepat kita temukan,” kata Kapolsek Purwodadi AKP Sugiyanto. Ng/ Td

Tak Dapat Restu Ortu Kekasih, Seorang Pemuda Habisi Nyawanya Di Tiang Gantungan

Tak Dapat Restu Ortu Kekasih, Seorang Pemuda Habisi Nyawanya Di Tiang Gantungan Grobogan-Cakrawalaonline, Berita mengenai seorang pemuda yang bunuh diri di Pulokulon cukup membuat gempar masyarakat Grobogan. Apa lagi setelah ditelusuri faktor yang melatar belakanginya adalah cinta yang tak sampai. Dijelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah  keluarga dekat korban, korban merupakan anak yatim piatu yang sejak kecil hidup bersama neneknya. Korban diketahui menjalin cinta dengan seorang gadis di desanya namun tidak direstui. “Korban sudah menjalin hubungan serius dan berencana melangsungkan pernikahan. Namun dari pihak keluarga wanita tidak merestuinya. Saya cukup kaget dia mengambil jalan pintas itu,” tutur Eko. Seperti yang pernah diekspos media ini kemaren bahwa Eko Agus Wahyudi (27) pemuda Desa Pojok, Kecamatan Pulokulon, Grobogan nekat mengakhiri hidupnya dengan jalan gantung diri, Jumat (7/4). Ironisnya,adapun tempat kejadian perkara di rumah Budhenya Riyati (60) yang tinggal di Desa Jatiharjo, Kecamatan Pulokulon. Ng

Pamit Mau Sholat Magrib, Eko Warga Pojok Malah Kedapatan Nggantung Diri

Grobogan-Cakrawalaonline, Pemuda bernama Eko Agus Wahyudi, warga Desa Pojok, Kecamatan Pulokulon, Grobogan nekat mengakhiri hidupnya dengan jalan gantung diri, Jumat (7/4). Ironisnya, tindakan bunuh diri pemuda 27 tahun itu dilakukan di rumah Budhenya Riyati (60) yang tinggal di Desa Jatiharjo, Kecamatan Pulokulon. Informasi yang didapat menyebutkan, peristiwa bunuh diri itu diketahui menjelang isak, sekitar pukul 18.45 WIB. Korban diketahui gantung diri di kamar belakang rumah budhenya yang biasa digunakan untuk tempat salat. Sebelum gantung diri, sekitar pukul 18.00 WIB, Agus sempat pamit mau salat magrib. Setelah mengambil air wudhu, ia kemudian mengenakan peci putih, kaos hitam yang dirangkapi baju lengan panjang warna coklat dan memakai sarung. Menjelang isak, Riyati mencoba memanggil keponakannya untuk diajak makan malam. Beberapa kali dipanggil, tidak ada jawaban. Kemudian, Riyati bersama anak perempuannya Uki Aryanti (30) menuju kamar belakang. Saat membuka pintu kamar yang sebelumnya tertutup, keduanya sontak kaget dan langsung berteriak histeris. Sebab, mereka mendapati tubuh Agus sudah tergantung dibawah blandar dengan leher terlilit sarung. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut berhamburan ke lokasi kejadian. Beberapa orang diantaranya kemudian mengecek kondisi korban yang diketahui sudah tidak bernyawa. Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Eko Adi Pramono ketika dimintai komentarnya menyatakan, dari olah TKP dan pemeriksaan yang dilakukan, korban dinyatakan murni bunuh diri. “Tidak ada tanda kekerasan. Korban gantung diri pakai sarung yang difungsikan sebagai tali. Untuk motif bunuh diri masih kita dalami,” jelasnya pada wartawan. Dijelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban diketahui sudah dua hari berada di rumah budhenya. Selain bersilaturahmi, salah satu tujuannya ke tempat budhenya adalah untuk minta informasi pekerjaan sebagai buruh bangunan proyek karena sudah cukup lama menganggur. Ng

Friday, April 7, 2017

Jalan Dibiarkan Rusak dan Bergelombang

Pemalang-Cakrawalaonline, Kalo lautan bergelombang itu sich nggak usah dibahas, udah dari "sononya"... Tapi jika daratan yang berupa jalan raya bergelombang itu HARUS dibahas dan WAJIB diperbaiki segera, karena sangat berbahaya dan rawan kecelakaan. Faktanya nampak di jalan raya sekitar perempatan Sirandu ke arah Selatan yang terletak di depan Stadion Mochtar. Disamping bergelombang, jalan padat lalulintas tersebut mulai rusak, kerikil dan debu bertebaran. Bagi pengendara yang melewati area itu, sebaiknya ekstra hati-hati, terutama saat hujan deras turun. Ketika hendak dikonfirmasi cakrawalaonline (berulangkali), Kepala DPUPR Kabupaten Pemalang, Ir. Supriyantopo, tidak ada di tempat. Slamet SBL

Paur Humas Polres: Hati-hati Upload Foto dan Video di Medsos

Grobogan-Cakrawalanews, Paur Humas Polres Grobogan Aiptu Nurcahyanto memberikan arahan pada 71 Bintara Baru Angkatan 2017 di Halaman Apel Mapolres Grobogan, Jumat (7/4) malam. Dalam apel pengarahan tersebut, Paur Humas mengingatkan kepada seluruh Bintara Baru agar bisa bijak dan berhati hati dalam memanfaatkan media sosial. Jangan mengupload foto foto maupun video yang bisa membuat viral dan konsumsi publik sehingga bisa dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab untuk membully atau bahkan menjatuhannya. Menurutnya perkembangan teknologi yang maju bisa membantu dalam kegiatan sehari hari kita, tetapi juga bisa menjadi bumerang jika kita tidak bisa bijak memanfaatkannya. “Ada 4 hal yang harus dipahami sebelum kita menshare sesuatu di medsos yaitu siapa yang ada dalam gambar tersebut, atribut atau perangkat apa yang ada, serta waktu dan tempat dimana gambar tersebut bisa mempengaruhi dampak dari postingan kita tersebut di dunia maya,” "Terkait penggunaan media social, saya minta kepada seluruh Bintara Baru untuk tidak mudah terprovokasi dengan adanya hoax ataupun isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan, juga saya tekankan untuk tidak menyebarkan hal-hal yang bersifat negatif yang nantinya akan merugikan diri sendiri terlebih institusi kita,” Kata Aiptu Nurcahyanto. Ng